December 1, 2011 | In: Artikel, Berita Bogor
Ujicoba Hari Pertama Loopline KRL Jabodetabek Kacau
Berdasarkan Post dari Page KRL Mania di Facebook mengenai ujicoba Loopline (Jalur Lingkar) KRL Jabodetabek hari ini 1 Desember 2011 berlangsung kacau. Berikut isi post dari KRL Mania tersebut.
Siaran Pers
*Ujicoba Hari Pertama Loop Line Kacau, Pengambil Kebijakan KAI/KCJ Srbaiknya Naik KRL Tiap Hari*
Jakarta, 1 Desember 2011
Hari pertama ujicoba loopline (jalur lingkar) KRL Jabodetabek kacau balau. Puluhan penumpang menyerbu dan mendemo Dirut PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan yang sedang meninjau di stasiun manggarai, pagi ini, 07.30 WIB. *bisa dilihat pada video diatas*
Tampak para penumpang yang kesal kemudian menumpahkan kekesalan mereka. Sayangnya pejabat KAI kemudian masuk ke ruangan dan tidak menghadapi penumpang yang sedang kecewa.
KRL Mania mencatat ada beberapa kekurangan ujicoba ini:
- Jadwal di Stasiun Bekasi kacau karena seharusnya ada dua jadwal KRL Commuter Line dari 07.00-08.00, tapi hanya tersedia satu.
- Dampak: Penumpang 2 KRL menumpuk di satu KRL, penuh sesak
- Rekomendasi: Perbaiki jadwal di jalur Bekasi. Pastikan ada cukup KRL pada jam sibuk
- KRL feeder dan loop line (dari Bogor/Depok ke Tanah
- Penumpang yang marah di video tersebut adalah penumpang dari Bekasi dan Bogor/Depok yang menuju Sudirman-Tanah Abang. Penumpang Bekasi sudah menunggu hampir 1 jam.
- Dampak: Penumpang menunggu terlalu lama. Jika tidak di atasi besok, kejadian penyerbuan petugas KAI/KCJ oleh penumpang bisa terjadi lagi. Rekomendasi: perbanyak KRL feeder, mulai Duri (melayani Tangerang), Tanah Abang (melayani Serpong), Manggarai (melayani Bekasi dan Bogor/Depok)
- Pemilihan KRL loop line dari Bogor/Depok ke Tanah Abang-Kota-Jatinegara sangat tidak tepat, karena jalur Bogor/Depok hanya 1/3 dari jalur Bogor/Depok-Kota dam sering terjadi gangguan di jalur Bogor/Depok
- KRL di jalur Bogor/Depok juga sering terlambat. Hari ini terjadi keterlambatan di jalur ini, mulai 5-20 menit
- Dampak: Keterlambatan semakin berlipat ganda ketika sampai di Manggarai, Sudirman, Tanah Abang dan Duri.
- Rekomendasi: perbanyak KRL feeder, mulai Duri (melayani Tangerang), Tanah Abang (melayani Serpong), Manggarai (melayani Bekasi dan Bogor/Depok)
- Ketidakdisiplinan dalam Menjaga Jadwal.
- Keterlambatan merata di semua jalur. KRL feeder juga terlambat
- Dampak: keterlambatan semakin berlipat ganda pada jam sibuk. Keandalan jalur Bogor/Depok-Kota-Jatinegara sebagai loop line tidak bisa dijaga.
- Rekomendasi: tidak ada toleransi untuk keterlambatan. Toleransi akan berakibat pada kekacauan jadwal di semua jalur.
- Informasi di stasiun dan KRL tidak informatif.
- Announcer di stasiun dan di atas KRL kurang informatif, terutama menyangkut kedatangan/keberangkatan. Petugas di lapangan masih kurang paham dengan jadwal. Ketika jadwal kacau, semua diam.
- KRL Mania sendiri mengoperasikan hotline melalui mailing list (anggota 5.000 orang), facebook (anggota 15.000), twitter (anggota 5.000) dan BBM (1.200).
- Dampak: penumpang banyak tidak puas dan berujuang pada diserbunya pejabat KAI/KCJ yang tampak di lapangan seperti di video di atas.
- Rekomendasi: perbaiki SOP pemberian informasi. KAI/KCJ membuat hotline melalui twitter, facebook, sms, BBM untuk setiap deviasi dari jadwal.
- Kekacauan bukan karena ketidakpahaman penumpang, tapi ketidakmampuan KAI/KCJ menyusun jadwal yang sesuai kebutuhan dan menjaga konsistensi penerapan.
- Kami menyesalkan pernyataan humas KAI yang intinya menyalahkan penumpang. Padahal yang terjadi adalah jadwal disusun tidak sesuai kebutuhan dan keterlambatan terjadi di semua jalur.
- Tampak pengambil kebijakan di KAI/KCJ bukan pengguna reguler KRL Jabodetabek pada jam sibuk. Ketidakpahaman mereka ini menjadikan keputusan diambil di belakang meja, tanpa turun ke lapangan.
- Dampak: jadwal tidak sesuai kebutuhan.
- Rekomendasi: Sebagai perusahana jasa, sudah sepantasnya pengambil keputusan di KAI/KCJ untuk memakai produk dan layanannya sendiri.
Semoga perjalanan, fasilitas dan jadwal kereta akan semakin membaik dan tentunya para penumpang bisa dengan nyaman menggunakan fasilitas transportasi ini.


Latest Comment